Al–Qur’an adalah
kalamullah yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW melalui malaikat Jibril.
Al-Qur’an adalah kitab suci umat Islam yang merupakan sumber petunjuk dan
pembimbing dalam menjalani kehidupan di dunia dan akhirat. Sebagaimana firman
Allah SWT;
“Alif laam miin. Kitab (Al Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertaqwa.” (QS. Al-Baqarah : 1-2)
Al-Qur’an
merupakan merupakan mukjizat terbesar yang diberikan kepada Nabi Muhammad
Shalallahu ‘alaihi wa
sallam, kitab
suci penyempurna kitab-kitab suci para nabi sebelumnya. Al-qur’an bukan hanya
petunjuk untuk mencapai kebahagiaan hidup bagi umat Muslim, tapi juga seluruh
umat manusia.
Salah satu mu’jizat Al-qur’an, adalah
terpelihara keasliannya dan tidak berubah sedikitpun sejak pertama kali
diturunkan pada malam 17 Ramadan 14 abad yang lalu hingga kiamat nanti.
Otentisitas Alquran sudah dijamin oleh Allah, seperti dalam firman-Nya,
“Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Alquran, dan Sesungguhnya Kami pula yang benar-benar memeliharanya.” (QS Al-Hijr: 9)
Hampir semua orang sudah mengetahui keajaiban Al-Qur’an, sampai dunia
barat sendiri sudah banyak yang mengakui kemukjizatan Al-Qur’an dan pengaruhnya
bagi otak. Sedangkan bagi umat Islam, membaca, menghafal dan mengamalkan
kandungan dalam Al-Quran adalah sesuatu yang mulia. Karena ada banyak kemuliaan
dan kebaikan yang ada dalam Al-Qur’an. Salah satunya adalah Al-Qur’an dapat
merangsang perkembangan otak anak dan meningkatkan intelegensinya.
Sebagaimana kita ketahui bahwa Janin usia 7 bulan sudah dapat merespon
suara-suara di sekitar ibunya. Untuk itulah, penting bagi ibu hamil untuk
banyak-banyak memperdengarkan Al-Qur’an kepada janinnya. Karena membiasakannya
mendengarkan Al-Qur’an sejak dalam kandungan, membantunya untuk tumbuh dengan
intelegensi tinggi, kemampuan berbahasa yang baik, dan kepribadian yang baik
pula.
Dr. Nurhayati dari Malaysia dalam Seminar Konseling dan Psikoterapi Islam
di Malaysia pada tahun 1997. Menurut penelitiannya, bayi yang berusia 48 jam
yang kepadanya diperdengarkan ayat-ayat Al-Qur’an dari tape recorder
menunjukkan respons tersenyum dan menjadi lebih tenang.Bacaan Al-Qur’an yang dibaca dengan tartil yang bagus dan sesuai dengan
tajwid memiliki frekuensi dan panjang gelombang yang mampu mempengaruhi otak
secara positif dan mengembalikan keseimbangan dalam tubuh.
Bacaan Al-Qur’an memiliki efek yang sangat baik untuk tubuh, seperti;
memberikan efek menenangkan, meningkatkan kreativitas, meningkatkan kekebalan
tubuh, meningkatkan kemampuan konsentrasi, menyembuhkan berbagai penyakit,
menciptakan suasana damai dan meredakan ketegangan saraf otak, meredakan
kegelisahan, mengatasi rasa takut, memperkuat kepribadian, meningkatkan
kemampuan berbahasa, dan lain-lain.
Di samping itu, Al-Qur’an adalah obat yang terbaik. Firman-Nya,
“Dan Kami turunkan dari Al-Quran suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al-Quran itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian.” (QS. Al-Isra’ : 82)
Terapi dengan Al-Qur’an terbukti mampu meningkatkan
kecerdasan seorang anak, menyembuhkan berbagai penyakit, dan sebagainya. Hal
ini dikarenakan frekuensi gelombang bacaan Al-Qur’an memiliki kemampuan untuk
memprogram ulang sel-sel otak, meningkatkan kemampuan, serta menyeimbangkannya.
Wallahu a’lam

Tidak ada komentar:
Posting Komentar